Breaking News

5 Langkah Untuk Optimalkan Omzet Usaha dengan Aplikasi Kasir Olsera Berikut Cara Kredit Toyota Fortuner Beserta Harga Terbaru Manfaat Red Jelly MS Glow Untuk Kulit Wajah

Dua tahun jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, mulai muncul sejumlah nama nama calon presiden (Capres). Satu diantaranya Ketua DPR RI Puan Maharani. Ketua DPP PDIP ini disebut sebut memiliki kans yang cukup besar maju dan terpilih di Pilpres 2024.

Hal itu dikemukakan Pengamat Politik yang juga Direktur Lingkar Madani Indonesia (LIMA) Ray Rangkuti. Menurut dia, Puan sudah memiliki dukungan partai politik dan rekam jejak ketokohan. Dua modal penting yang membuatnya bisa maju dan terpilih sebagai presiden atau pun wakil presiden.

"Tentu saja dari konstelasi saat ini nama Ibu Puan sudah santer dibicarakan. Apalagi mungkin di internal PDIP nama beliau termasuk yang punya peluang besar untuk diusung. Jadi dari sisi dukungan partai dan tentu juga ketokohan selama ini beliau punya peluang yang baik saya rasa untuk Pilpres nanti," ungkap Ray saat diskusi politik Indonesia Point Seri 7 bertajuk 'Puan Maharani dan Kebangkitan Nasional' di Jakarta, Rabu (18/5/2022). Menurut Ray, tugas Puan saat ini adalah perbanyak dialog dan perjumpaan dengan masyarakat untuk mengetahui dengan lebih jelas gagasan dan ide ide mengenai pengelolaan negara jika beliau diberi amanah untuk memimpin negeri ini. Tidak hanya itu, Puan juga diharapkan untuk mengeluarkan banyak narasi positif yang selama ini mungkin tidak banyak dkenal publik.

"Karena jangan sampai masyarakat hanya tahu cerita cerita negatif misalnya seperti soal matikan mic. Padahal banyak sebenarnya narasi positif yang beliau lakukan atau gagas dan itu harus disampaikan kepada masyarakat secara gamblang dan konsisten," ungkapnya. Hal baik yang menurut Ray sudah dilakukan Puan misalnya soal pengesahan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual oleh DPR dan pemerintah beberapa waktu lalu. Peran Puan, kata Ray, sangat jelas dalam konteks pengesahan RUU TPKS tersebut yang membuat citra positif dia di masyarakat terutama kelompok perempuan yang selama ini sudah menanti nantikan payung hukum tersebut.

"Ini salah satu contoh saja hal positif yang harus beliau terus suarakan. Ada lagi soal minyak goreng yang menurut saya beliau punya sikap jelas pada pemerintah. Artinya narasi positif seperti ini disampaikan pada publik yang saya yakini beliau akan mendapat simpati masyarakat," tukas Ray. Puan sebagai cucu proklamator dan putri Megawati Soekarno Putri menurut Ray adalah faktor dominan yang perlu ditunjukan pada masyarakat. Bicara Pancasila, nasionalisme, persoalan kebangsaan kata Ray merupakan ranah utama yang harus digelorakan Puan.

"Saya tidak ingin masyarakat kita dipertontonkan dengan Gimik politik receh yang belakangan banyak dipertontonkan oleh elit politik. Katakan saja, mereka bertemu lalu demi popularitas medsos mereka hanya main tebak tebakan. Senang karena viral. Padahal masyarakat butuh gagasan dari mereka, masyarakat butuh mereka bicara tentang keadilan sosial. Ibu Puan saya rasa harus mulai masuk pada produksi dan distribusi gagasan itu, jangan tunggu waktu kampanye nanti," jelas Ray. Pada Pilpres 2024, menurut dia, banyak tokoh baik nasionalis maupun religius yang siap berkontestasi dan masyarakat perlu lebih dini mengenal tiap tiap calon yang akan maju. "Kalau untuk konteks ibu Puan ya saya rasa perbanyak saja narasi positifnya, kurangi sentimen negatif termasuk jika ada anggapan untuk menyerang Pak Ganjar itu lebih baik dikurangi, fokus saja pada ide dan gagasan untuk membangun Indonesia ke depan serta memperbanyak perjumpaan dengan masyarakat secara langsung," katanya.

"Jangan lupa tipikal pemilih Indonesia itu banyak karena faktor emosional dan itu terbangun biasanya karena ada perjumpaan. Ibu Puan diharapkan bisa seperti itu," ujar Ray menambahkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share Article: