Breaking News

5 Langkah Untuk Optimalkan Omzet Usaha dengan Aplikasi Kasir Olsera Berikut Cara Kredit Toyota Fortuner Beserta Harga Terbaru Manfaat Red Jelly MS Glow Untuk Kulit Wajah

Kandungan gizi daging sapi memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Daging sapi mengandung protein, zat besi, dan beberapa vitamin terutama vitamin B. Selain kandungan gizi yang bermanfaat bagi tubuh, daging sapi juga bisa diolah menjadi banyak pilihan menu makanan, terutama di momen Idul Adha.

Mulai dari sate daging sapi, tongseng sapi, bakso daging sapi, hingga rendang, dan banyak lagi. Dikutip dari kemendag.go.id , berikut zat zat bergizi yang terkandung dalam sapi dan manfaatnya bagi tubuh: Daging sapi merupakan sumber zat besi yang memiliki banyak manfaat untuk tubuh.

Zat besi penting bagi pengangkutan oksigen, produksi energi, dan perkembangan otak. Ketimbang zat besi pada sayuran dan makanan olahan, zat besi daging sapi lebih mudah diserap tubuh. Daging sapi juga mengandung vitamin grup B, termasuk di dalamnya riboflavin, niacin,pantothenic acid, vitamin B6, dan vitamin B12.

Untuk diketahui, vitamin B12 tidak ditemukan dalam makanan nabati. Mengonsumsi vitamin B12 dapat menguatkan daya ingat dan konsentrasi. Sebaliknya jika kekurangan vitamin B12, dapat merugikan fungsi neurologi, yaitu daya ingat dan konsentrasi.

Fungsi utama mineral seng dalam tubuh adalah untuk menjaga kekebalan. Kekurangan seng membuat tubuh mudah terserang penyakit. Kebutuhan seng 50 persen lebih tinggi bagi individu yang tidak makan daging sama sekali.

Seng dan selenium penting untuk sistem imunitas, pertumbuhan, serta penyembuhan luka. Vitamin D berguna untuk menjaga kesehatan tulang, baik untuk anak anak hingga orang dewasa. Dalam daging sapi, terkandung asam lemak omega 3. Omega 3 berguna untuk sistem saraf dan kesehatan jantung.

Daging sapi relatif rendah lemak jenuh dan lemak trans. Selain itu daging sapi mengandung protein yang tinggi. Fungsi protein adalah membangun kembali sel sel yang rusak dalam tubuh.

Protein juga membentuk zat zat pengatur, seperti enzim dan juga hormon. Artikel ini merupakan bagian dari KG Media. Ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Share Article: